Kamis, 01 Oktober 2015

Entah

Matahari terbenam sembunyikan perkataan
Gelap di ujung malam sejauh lemparan anak panah
Air mata membenamkannya ke dasar telaga yang keruh
Karam dengan mata terpejam
Coba untuk mengokohkan janji dengan sisa nafas yang tercekik di ujung lidah
Malam yang membalut luka
Berdansa di pucuk anggur
Nyanyian untuk hari pembalasan
Memacu kuda menuju pesta
Bertarung dengan seribu angka dan tanda
Berteriak !
Bersorak !